- Mahrup: Selamat siang Pak.
- Fauzi: Selamat siang.
- Mahrup: Apakah ini benar Pak Fauzi yang saya hubungi kemarin lusa?
- Fauzi: Iya… benar.
- Mahrup : Oh, ya saya Mahrup, Pak.
(Fauzi dan Mahrup bersalaman)
- Mahrup: Gimana Pak motornya? Apakah saya boleh melihatnya?
- Fauzi : Oh… tentu boleh, mari ikut saya ke garasi rumah
(Fauzi dan Mahrup menuju ke garasi rumah)
- Mahrup : Ini Pak motor saya yang saya bicarakan kemarin lusa.
- Fauzi: Oh ini…
(Fauzi pun melihat-lihat kondisi motor)
- Mahrup: Gimana Pak kondisi motor saya? Apakah memuaskan?
- Fauzi: Oh, sepertinya kondisi luar motor mio Bapak masih bagus, tetapi 9 kondisi dalamnya saya kurang tau. Boleh saya pinjam kunci motor Bapak?
- Mahrup: Silahkan… ini pak.
- Fauzi: Oh, iya terimakasih Pak. Bolehkah saya coba untuk mengelilingi rumah ini?
- Mahrup: Tentu, silahkan Pak.
(Fauzi mengendarai motor di sekitar lingkungan rumah)
(Setelah puas mencoba motornya,Pembeli melanjutkan negosiasinya)
- Mahrup: Bagaimana Pak kondisinya?
- Fauzi: Kondisi motor mio Bapak masih cukup bagus dan nyaman.
- Mahrup : Bagaimana Pak, kalau 78 juta?
- Fauzi :Wah saya tidak berani Pak kalau segitu. Kalau 74 juta bagaimana Pak?
- Mahrup: Belum boleh, naik sedikit dong Pak.
- Fauzi: Ya sudah, Pak 75 juta pas gimana Pak?
- Mahrup : Ya sudah, sebenarnya belum boleh, tapi karena koleksi saya sudah banyak jadi gakpapa lah Pak.
- Fauzi: Ini Pak uangnya, pembayarannya sekarang saja, saya sudah membawanya.
- Mahrup: Ohh ya, bagus itu Pak , kita transaksi sekarang saja.
(Fauzi mengeluarkan uang dari kopernya dan menyerahkan kepada mahrup)
- Mahrup : Terimakasih Pak atas pembeliannya.
- Fauzi: Oh ya, sama-sama.
- Mahrup : Semoga dengan membeli motor mio ini Anda dapat mempergunakan dengan semestinya dan berhati-hati
- Fauzi : Amiinn… Pak
- Mahrup : Sampai jumpa dilain waktu Pak, selamat siang
- Fauzi : Selamat siang.
About the Author
0 Kommentare: