Pembukaan
Kakak: “Dek, ke sini sebentar...”
Adik: “Ada apa kak?”
Kakak: “Lagi sibuk nggak?”
Adik: “Memangnya kenapa kak?”
Kakak: “Bantu kakak bawa dagangan ke
pasar.”
Isi
Adik: “Tapi kak, kan aku ada janji
mau pergi keluar sama teman-teman...”
Kakak: “Perginya kan bisa lain waktu, lagipula kakak jarang
minta tolong sama kamu kalau nggak penting banget.”
Adik: “Adik kan ada kakak...”
Kakak: “Adikmu lagi bantu bapak di
sawah.”
Adik: “Aku mau belajar kelompok kak.”
Kakak: “Gini aja, kemaren kan kamu minta dibeliin Sepatu Bola
kalau kakak punya uang. Nah gimana kalau setelah anter dagangan kakak kasih
kamu uang buat beli Sepatu Bola sendiri.”
Adik: “Ah, kan Sepatu Bola mahal kak, paling kakak Cuma
kasih 50 ribu doang.”
Kakak: “Eits, jangan salah, dagangan kakak itu nilainya 3
juta. Harus dikirim hari ini. Daripada kakak ajak orang lain trus kasih upah ke
orang lain kan mendingan kamu bisa dapat sepatu bola. Memangnya berapaan harga
sepatu bola?”
Adik: “Paling murah 200 ribu.”
Kakak: “Ah kecil itu. mau gak?”
Adik: “Yang bener kak?”
Kakak: “Mau gak?"
Adik: “Mau kak.”
Kakak: “Yuk kalau gitu.”
Adik: “Ayok kak.”
Kakak: “Lha trus belajar sama
teman-temanmu gimana?”
Adik: “Ah itu bisa lain kali pak,
lagian kan jarang aku bantu bapak.”
Kakak: “Yang bener?”
Adik “Bener kak, ayuk yuk...”
Penutup
Kakak: "ya sudah kalau begitu, kamu
ganti baju dulu sana."
Adik: "Siap kak!."
About the Author
0 Kommentare: